Distribusi Ikan Marlin : Swordfish dan White Marlin

Ikan Marlin

Distribusi Ikan Marlin : Swordfish dan White Marlin

Ikan Marlin

Berikut merupakan distribusi geografis seara umum dengan skala bewarna merah menunjukkan daerah distribusi, warna merah muda berarti daerah distribusi tidak tetap atau pernah ditemukan ikan Marlin secara incidental, warna hijau menjadi daerah penangkapan bila komoditas tersedia. Peta berikut dimodifikasi oleh Nakamura (2005), dengan menggunakan data dari tahun 2000 sampai tahun 2005 yang mengadopsi data yang tidak dipublikasikan dan terintegrasi dari Carocci dan Majkowski (2003).

White Marlin atau Marlin Putih (Tetrapturus albidus)

Biasanya berat maksimum ikan dewasa jantan hanya 90 kilogram. Sedangkan yang betina sebagaimana ikan-ikan jenis ini bisa tumbuh menjadi raksasa. Ikan terbesar yang pernah ditangkap beratnya hanya sekitar 82,3 kilogram yang juga didapat di Vitoria, Brasil pada 8 Desember 1979. Ikan ini tersebar di Samudra Atlantik, Teluk Meksiko dan Laut Karibia serta juga di Laut Tengah di Eropa.

Ikan ini bisa bermigrasi ke perairan tropis. Dan kerap berada dekat dengan pantai. Ciri yang paling menonjol adalah sirip dorsal, pektoral dan ekornya berbentuk bulat bukan tajam. Sirip pektoralnya dapat dibengkokkan hingga rapat dengan tubuhnya. Garis sisinya sangat jelas. Warna ikan ini lebih mendekati warna hijau dibandingkan marlin lainnya.

Swordfish atau Ikan Todak (Xiphias galduys Linnaeus)

Berat maksimum ikan ini mencapai 682 kilogram, dan yang terberat ditangkap di Iquique, Cili seberat 537 kilogram. Cucutnya paling panjang, lurus dan lebar. Hidup pada suhu 13 hingga 22 derajat Celcius. Ikan ini ditemukan di hampir semua perairan di permukaan bumi. Ciri paling mudah adalah sungut tajam yang menyerupai pedang. Pedang ini digunakan untuk bertahan atau membunuh, menyerang mangsanya. Makannya seperti marlin lainnya berupa sotong, lumba-lumba, dan makarel.

Punggungnya bisa berwarna coklat tua, perunggu, ungu metalik, biru keabu-abuan atau hitam sama sekali. Sisinya bisa gelap, dan bagian bawahnya putih. Ikan ini mudah takut oleh kedatangan kapal dan tingkahnya tidak menentu walau jarang sekali mereka menyerang kapal. Sungutnya kerap digunakan untuk memotong tali pancing.

Baca Juga :

You Might Also Like