Embrio tanpa Pembuahan Bisa Hasilkan Keturunan

Embrio tanpa Pembuahan Bisa Hasilkan Keturunan

Embrio tanpa Pembuahan Bisa Hasilkan Keturunan

LAZIMNYA, sel telur dapat berkembang menjadi embrio jika dibuahi sel sperma. Ketika sel telur berkembang tanpa proses fertilisasi (pembuahan), akan terbentuk partenogenesis (sel telur) yang mati dalam beberapa hari.

Sebuah penelitian terbaru mencoba menentang alur tersebut dengan menyuntikkan sperma pada partenogenesis yang akan mati dalam beberapa hari sehingga dapat berkembang lebih lanjut. Para peneliti di University of Bath, Inggris, melakukan sebuah studi manipulasi sel telur sehingga berkembang menjadi embrio. Dalam prosesnya, embrio partenogenesis yang akan mati dalam beberapa hari tersebut diberi suntikan sperma sehingga kembali menjadi embrio normal dan bisa berkembang lebih lanjut hingga menjadi keturunan yang sehat.

Penelitian yang menggunakan tikus sebagai objek percobaan itu berhasil

menghasilkan keturunan melalui metode sebelumnya. Di sisi lain, mereka tetap melakukan cara normal melalui sel telur yang dibuahi sperma. Itu dilakukan sebagai alternatif jika terjadi kegagalan.

Dalam penelitian, para ilmuwan memulainya dengan menciptakan embrio partenogenesis tikus. Embrio betina tersebut berasal dari bahan sel-sel nontelur dan tanpa dibuahi sperma, lalu dimanipulasi sehingga seolah-olah sudah dibuahi. Embrio yang dihasilkan tanpa pembuahan biasanya akan mati dalam beberapa hari. Namun, dalam penelitian ini, tim peneliti menyuntikkan sel sperma ke partenogenesis tersebut sehingga menjadi embrio yang normal.

Dalam penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Nature Communications itu

disebutkan ada 30 bayi tikus lahir dengan tingkat keberhasilan 24%. Angka tersebut sebanding dengan tingkat keberhasilan keturunan yang dihasilkan domba Dolly yang hanya mencapai 1%-2%.

Domba Dolly menghasilkan keturunan juga melalui penelitian ilmiah dengan

metode kloning. Dr Paul Colville-Nash dari Medical Research Council sebagai pihak yang mendanai penelitian tersebut berpendapat ini sangat menarik karena melalui penelitian tersebut mereka semakin memahami awal kehidupan manusia.

 

sumber :

https://uberant.com/article/728918-tower-of-darkness-apk/

You Might Also Like