Full Day School, Disdik Bogor: Perlu Dikaji Kembali

Full Day School, Disdik Bogor: Perlu Dikaji Kembali

Full Day School, Disdik Bogor Perlu Dikaji Kembali

Kebijakan Full Day School menurut Kepala Bidang Pendidikan Non Formal dan

Informal (PNFI) Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Ritta Tresnayanti perlu dikaji kembali. Ia menilai bahwa fasilitas, sumber daya manusia, dan pembiayaan sudah dipersiapkan dengan baik. Terutama bagi mereka yang membutuhkan waktu berjam-jam berangkat ke sekolah.

“Apakah semua sekolah tanpa terkecuali SD dan SMP sudah siap? Dilihat dari sumber daya manusia pendidik ataupun sarana dan prasarananya. Belum lagi dilihat dari sisi pembiayaan,” tegasnya, (9/8).

Ritta mengungkapkan perlu dikaji kembali mengenai kesiapan tempat istirahat

bagi siswa, kantin sekolah. Dengan program yang bertambah, tentu ada penambahan pada pembiayaan. Jangan sampai orangtua terbebani dengan pembiyaan tersebut. Sementara bagi siswa yang jauh dari sekolah, seharusnya menggunakan program rayonisasi diiringi peningkatan dan pemerataan mutu.

Pendapat senada juga disampaikan Ketua Dewan Pendidikan (Wandik) Kota Bogor, Apendi Arsyad. Bagi masyarakat kelas bawah atau marjinal, pemerintah perlu memfasilitasinya. Jadi perlu dikaji potensi dan permasalahan. Sehingga barulah dapat dibuat strategi kebijakan pendidikan yang tepat sasaran bersifat jangka panjang.

Banyak hal yang perlu disiapkan, terutama keluarga. Pemerintah juga harus

memperhatikan pendidikan keluarga agar mereka sadar pendidikan. Jika ingin maju tentu pendidikan harus berkualitas. Kebijakan pendidikan nasional, lanjutnya, kelemahannya generalisasi. Kondisi masyarakat Indonesia sendiri beragam strata sosialnya.

 

Baca Juga :

You Might Also Like