Pasien Lumpuh Bergerak dengan Exoskeleton Pembaca Pikiran

Pasien Lumpuh Bergerak dengan Exoskeleton Pembaca Pikiran

Pasien Lumpuh Bergerak dengan Exoskeleton Pembaca Pikiran

PARIS – Thibault, 30, dapat menggerakkan semua tangan dan kakinya yang lumpuh dengan peralatan Exoskeleton yang dikontrol dengan pikiran. Dia mengaku merasa seperti manusia pertama di bulan saat mengambil langkah pertamanya dengan memakai Exoskeleton.

Pergerakannya berupa berjalan itu dilakukannya di laboratorium. “Ini seperti

manusia pertama di bulan. Saya tidak bisa berjalan selama dua tahun. Saya lupa bagaimana rasanya berdiri, saya lupa bahwa saya lebih tinggi dibandingkan banyak orang di ruangan,” ungkap Thibault.

Peralatan itu baru bisa dipakai di laboratorium tersebut. Meski demikian, para peneliti yakin teknologi ini dapat memperbaiki kualitas hidup para pasien di masa depan. Bagaimana cara kerjanya? Thibault melakukan operasi untuk memasang dua implan di permukaan otak, mencakup bagian otak yang mengontrol gerakan.

Baca Juga:

Peneliti Bedah Respons Imun Manusia Saat Terinfeksi Corona
Zat Senyawa Ganja Dinyakini Melemahkan Sifat Ganas Bakteri Corona

Sebanyak 64 elektrode di tiap implan itu membaca aktivitas otak dan

mengirimkan sinyal berbagai instruksi ke komputer di dekatnya. Software komputer canggih membaca gelombang otak itu dan mengubahnya menjadi instruksi untuk mengontrol Exoskeleton. Thibault harus memasang Exoskeleton ke seluruh bagian tubuhnya. Namun saat dia berpikir “jalan”, maka akan mengirim serangkaian perintah untuk menggerakkan lengannya.

Saat dia dapat mengontrol setiap bagian tangan dan kakinya, dia

menggerakkannya dalam ruang tiga dimensi. Seberapa mudah peralatan itu digunakan? Thibault yang tidak ingin nama panggilannya diungkap itu, awalnya merupakan ahli kacamata sebelum dia jatuh setinggi 15 meter dalam kecelakaan di klub malam, empat tahun silam.

 

sumber :

https://solidaritymagazine.org/tech-deck-skateboarding-apk/

You Might Also Like